Showing posts with label Budaya. Show all posts
Showing posts with label Budaya. Show all posts

Sunday

Uniknya Budaya Suku Dayak


Suku Dayak merupaka salah satu suku terkenal asli Kalimantan, suku ini sangat kental akan etnik budayanya, tak hanya di Indonesia suku ini juga terkenal sampai ke mancanegara. Ilmu ilmu spiritual yang kuat menjadi ciri khas suku yang mendiami pedalaman tanah Borneo.


Asal usul Suku Dayak merupakan keturunan dari Ras Mongolid. Seperti pada teori teori sejarah bahwa jaman dahulu benua Asia masih menyatu dengan Pulau Kalimantan. Ras Mongolid yang kalah dalam perang akhirnya terdesak dan kemudian mengembara kea rah Selatan,dimulai dari Semenanjung Malaya, Serawak hingga berakhir di Kalimantan. Kemudian ras Mongoloid ini menetap dan membangun perkampungan di pinggiran sungai, mulai dari sini lah ethnis ini mulai berkembang di tanah Borneo.
Dilihat dari sejarahnya, suku Dayak mendirikan kerajaan mereka di Nansarunai yang bernama Kerajaan Dayak. Namun kerajaan ini sempat bertahan lama, ia hancur oleh kedigdayaan Majapahit yang saat itu sedang marak melakukan ekspedisi wilayah.


Asal usul suku dayak juga dipengaruhi oleh suku dan budaya lain yang masuk ke Kalimantan. Budaya islam yang dibawa orang Jawa membuat masyarakat Dayak yang awalnya animism beralih menganut Islam, serta kebudayaan Tonghoa yang menambah keberagaman seni Suku Dayak.
Pengaruh suku dan budaya lain yang masuk ke Kalimantan membuat suku ini terbagi menjadi 6 rumpun, yaitu rumpun Klemantan, rumpun Iban, rumpun Apokayan, rumpun Murut, rumpun Ot Danum Ngaju, dan rumpun Puna. Keenam rumpun tersebut terbagi lagi menjadi ratusan sub suku dayak yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan.


Demikian sedikit ulasan mengenai suku Dayak, masih banyak lagi berbagai macam suku dipedalaman hutan Indonesia. Semakin terlihat begitu kayanya Negara kita tercinta ini selain alamnya yang melimpag, berbagai suku dan budayanya juga melimpah.
Read more

Thursday

Sejarah Nenek Moyang Suku Jawa



Wong jowo atau suku jawa adalah suku dengan jumlah populasi paling banyak di Indonesia, lebih dari 100 juta jiwa pada tahun 2012 yang lalu. Nenek moyang wong jowo atau suku jawa merupakan manusia purba yang berasal dari austronesia, sebuah spesies yang dipercaya berasal dari sekitaran Taiwan. Diperkirakan nenek moyang suku jawa bermigrasi ke pulau jawa melalui Filipina pada tahun 1000 Sebelum Masehi. Suku jawa mempunyai sub-etnis yang beranekaragam, mulai dari Mataram, cirebon, banyumasan, tengger, boya, osing, samin dan masih banyak lagi. Pada umumnya bahasa yang digunakan adalah bahasa jawa, akan tetapi disetiap daerah mungkin terdapat perbeedaan tergantung dengan sub-etnis mana orang – orang pada daerah tersebut berasal . Bicara soal suku jawa maka anda pasti tahu dengan kebudayaan jawa yang bernama kejawen. Kebudayaan kejawen sudah berjalan kurang lebih satu milenium lamanya.

Pada tahun 1891 fosil manusia jawa (Homo Erectus) ditemukan oleh seorang ahli anatomi dari belanda yang bernama Eugene Dubois, fosil ini ditemukan di Trinil. Diperkirakan temuan fosil manusia jawa tersebut sudah berumur 700.000 tahun. Tahun 1930 kembali ditemukan fosil dengan dari jenis yang sama yaitu Homo Erectus di Sangiran, fosil ini ditemukan oleh Gustav Heinrich Ralph von Koeningswold. Fosil dengan peradaban lebih maju tersebut diperkirakan berumur 143.000 hingga 550.000 tahun.

Perkembangan suku etnis Jawa lebih maju ketika pemerintahan kerajaan Singasari dipimpin oleh Kartanegara pada abad ke-13. Terbukti dengan meluasnya wilayah kerajaan Singasari kepulau – pulau disekitar pulau jawa seperti Madura, Bali, Kalimantan, dan Sumatra. Selain hal tersebut kerajaan Singasari juga berhasil menguasai perdagangan diselat melaka.


Diperkirakan etnis suku jawa mempunyai kaitan dengan migrasi penduduk Austronesia ke madagaskar. Selain di Indonesia saat ini suku jawa banyak tersebar di seluruh penjuru dunia termasuk Semenanjung Malaka dan Suriname.
Read more

Tuesday

Kota Susunya Indonesia

Boyolali, kata yang memang tidak asing ditelinga kita. Kota yang terkenal akan susu sapinya ini memang menjadi daya tarik para wisatawan akan olahan yang berbahan dasar susu. Jika kamu berkunjung ke kota ini maka jangan heran jika kamu menemukan banyak sekali patung sapi.

Mungkin banyak orang yang bingung jika berkuncung ke kota ini akan membawa oleh oleh apa, pasalnya susu murni tidak mampu bertahan dalam jangka lama. Namun karena orang orang didaerah sana yang cukup kreatif, banyak dari mereka yang mulai memvariasikan olahan susu murninya.

Dodol Susu

Yak seperti namanya, dodol ini berbahsan dasar susu, aroma khas susu yang khas menjadi daya tarik tersendiri pagi mereka pecinta susu. Kamu bisa dapatkan dodol susu ini di kawasan Gunung Merapi di Selo, jika kamu berkunjung kesana maka jangan lupa menyempatkan untuk mencoba jajanan yang satu ini. Manis dan menyehatkan.

Keju

Masih berada di kawasan Selo, Boyolali, bagi kamu pecinta keju tidak lengkap jika tidak mencicipi keju boyolali ini. Pemiliknya berasal merupakan warga Belanda yang memang sudah menetap di Selo, dan beliau memiliki tujuan untuk mengembangkan potensi susu sapi di daerah tsb.

Nasi Tumpang Sambel Lethok

Jangan heran kalau bahan dasar dari sambel lethok itu adalah tempe yang sudah busuk. Ini memang menjadi cirikhas daerah Boyolali, banyak sekali warung warung yang menyediakan olahan makanan yang satu ini. Biasa disajikan dengan berbagai rebusan sayur mayur akan menambah kenikmatan saat menyantapnya.

Jenang Pecel

Jenang pecel merupakan bubur sumsum yang ditambahan dengan berbagai sayuran serta disirami oleh bumbu kacang. Tekstur jenang yang lembut dipadu dengan sambel kacang dan sayuran menjadi cita rasa yang khas bagi setiap orang yang memakannya.

Itu tadi beberapa makanan yang wajib kamu coba dan kamu hadiahkan sebagai oleh oleh ketika berkunjung ke Boyolali. Selamat mencoba!
Read more

Monday

Melihat Sunset Dari Atas Candi Ratu Boko



Istana Ratu Boko merupakan salah satu peninggalan situs arkeologi yang beda dari situs yang lainnya. Banyak yang mengira Istana Ratu Boko hanya berupa candi seperti Prambanan dan Borobudur. Namun faktanya, Ratu Boko dahulunya merupakan kompleks istana yang terdiri atas beberapa bagian bangunan. Lokasinya yang berada di perbukanan membuat Ratu Boko dikenal sebagai tempat terbaik untuk menikmati sunset. Dari Ratu Boko dapat kita saksikan pemandangan sebagian kota Jogja. Lingkungan yang terawat dan asti membuat candi ini menjadi destinasi favorit di jogja, apalagi tempat ini sempat menjadi shooting AADC 2. Sebelum kamu pergi ke Ratu Boko, ada baiknya untuk mengetahui hal-hal penting seputar Ratu Boko : 

1. Kompleks Ratu Boko Sangat Luas 


Candi Ratu Boko memiliki lahan yang sangat luas sekitar 250.000 m2. Candi Ratu Boko terdiri dari 4 bagian yaitu bagian tengah, barat, tenggara dan juga timur. Disetiap bagian bagiannya justru sangat sedikit ditemukannya candi candi layaknya prambanan atau borobudur, di sini kamu dapat melihat bagian berupa goa, pendopo, beberapa balai, kolam dan juga komples Keputren. Dari atas Candi Ratu Boko ini kamu juga bisa menikmati megahnya Candi Prambanan 

2. Cuaca disiang hari begitu panas 


Jika kamu perkunjung ke Candi Ratu Boko pada siang hari disarankan untuk menggunakan pakaian yang menyerap keringat, hindari menggunakan pakaian berwarna hitam. Meskipun sangat panas ketika siang hari, di Candi ini tetap terasa sangat asri. 

Upaya perawatan yang baik dari pihak pengelola tidak didukung oleh sebagian besar pengunjung disana, tak sedikit dari mereka yang masih mencoret coret dan membuang sampah sembarangan. Sebagai pengunjung yang baik, alangkah baiknya jika kita sama sama merawat apa yang telah menjadi keindahan wisata Indonesia
Read more

Saturday

Indahnya keselarasan Tari Ratoeh Jaro (SAMAN)


Siapa yang tak kenal dengan salah satu kesenian khas Aceh yang selalu membuat takjub setiap orang yang melihatnya. Tari Ratoeh Jaro atau yang sering kita kenal dengan sebutan ‘Tari Saman’ merupakan tarian asal Suku Gayo, Aceh yang mulai dikembangkan oleh seorang ulama besar bernama Syekh Saman sekitar abad ke 14. Tarian ini awalnya hanyalah sebuah permainan rakyat. Kebudayaan Islam yang masuk ke daerah Gayo pada masa itu tercampur dengan permainan Pok Ane, sehingga nyanyian pada permainan Pok Ane yang sifatnya hanya sebagai pelengkap, berubah menjadi nyanyian penuh makna dan pujian pada Alloh. Kebudayaan Islam juga merubah beberapa gerakan pada tari saman mulai dari tepukan dan perubahan tempat duduk.

Pada awalnya, tarian saman hanya dimainkan para pria dengan jumlah tidak lebih dari 10 orang, 8 sebagai penari dan 2 sebagai pemberi aba-aba. Namun, pada perkembangannya saman akan lebih semarak jika dimainkan oleh lebih banyak penari, maka tari saman pun jadi boleh ditarikan oleh lebih dari 10 penari. Selain itu, pada awalnya wanita tidak boleh memainkan tarian ini, juga menjadi diperkenankan untuk memainkannya.

Terlepas dari beragam keunikannya, tari saman memiliki arti dan makna yang sangat dalam bagi masyarakat Aceh. Tarian ini melambangkan tetang sopan santun, pendidikan, kebersamaan, kekompakan dan kepahlawanan masyarakat Aceh yang religius. Pesan dakwah yang terkandung dalam setiap bait lagunya juga memiliki nilai tersendiri. Nasehat-nasehat dengan makna begitu dalam tersirat kental dalam syair lagu tari ini.

Banyak disetiap sekolah yang mengadakan ekstrakulikuler berupa tari Saman, khususnya di daerah Ibu Kota Jakarta. Tak sedikit sekolah sekolah di Ibu Kota yang mengadakan ekstrakulikuler Tari Saman tersebut. Bahkan Tari Saman menjadi ajang bergengsi atau perlombaan bergengsi yang diadakan setiap tahunnya. Tak sedikit event event yang mengadakan perlombaan Tari Saman.

Tari Saman merupakan salah satu dari sekian banyak kebudayaan Indonesia yang harus kita jaga dengan baik. Jangan sampai kita terlena akan kebudayaan barat sehingga lupa akan keindahan budaya negeri sendiri yang jauh lebih indah dan unik.
Read more